Breaking News

Mengapa perkataan dan perbuatan Rasul selalu benar

Mengapa perkataan dan perbuatan Rasul selalu benar – Ada banyak sifat wajib untuk beberapa Rasul dalam agama Islam. Rasul sebagai manusia pilihan Allah SWT yang sampaikan wahyu ke umatnya.

Beberapa rasul bekerja sebagai pemberi panduan, pembawa berita bahagia, dan peringatan ke umat manusia. Sudah pasti pekerjaan semacam ini tidak gampang digerakkan dengan seorang manusia biasa, begitu seperti diambil dari situs Kementerian Agama (Kemenag).

Baca juga : siapa member bts yang beragama islam ? Simak Fakta nya

Ada 25 nabi dan rasul yang dikisahkan dalam Al-Quran yang wajib kita percayai dengan tentu. Seterusnya antara 25 orang itu ada lima orang Rasul yang memiliki kelebihan yang spesial. Mereka itu diberi nama Ulul-Azmi (اولوالعزم) maknanya beberapa Nabi dan Rasul yang memiliki keteguhan hebat. Mereka itu ialah Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Nabi Muhammad SAW.

Mengimani rasul-rasul Allah SWT sebagai kewajiban utama untuk seorang muslim karena sebagai sisi dari rukun iman yang tidak bisa ditinggal.

Sebagai realisasi iman itu, kita wajib terima tuntunan yang dibawa rasul-rasul Allah SWT itu. Perintah beriman ke rasul disebut dalam firman Allah SWT berikut:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡۤا اٰمِنُوۡا بِاللّٰهِ وَرَسُوۡلِهٖ وَالۡكِتٰبِ الَّذِىۡ نَزَّلَ عَلٰى رَسُوۡلِهٖ وَالۡكِتٰبِ الَّذِىۡۤ اَنۡزَلَ مِنۡ قَبۡلُ‌ؕ وَمَنۡ يَّكۡفُرۡ بِاللّٰهِ وَمَلٰٓٮِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ وَالۡيَوۡمِ الۡاٰخِرِ فَقَدۡ ضَلَّ ضَلٰلًاۢ بَعِيۡدًا

Yaaa ayyuhal laziina aamanuuu aaminuu billaahi wa Rasuulihii wal Kitaabil lazii nazzala ‘alaa Rasuulihii wal Kitaabil laziii anzala min qabl; wa mai yakfur billaahi wa Malaaa’ikatihii wa Kutubihii wa Rusulihii wal Yawmil Aakhiri faqad dalla dalaalam ba’ii

Maknanya: “Wahai orang-orang yang beriman! Teruslah beriman ke Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan ke Kitab (Al-Qur’an) yang di turunkan ke Rasul-Nya, dan kitab yang di turunkan awalnya. Barangsiapa ingkar ke Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari selanjutnya, karena itu benar-benar, orang itu sudah salah jalan benar-benar jauh”. (QS.Ani-Nisa: 136)

Walau beberapa rasul itu ialah seorang manusia secara umum, tapi sebagai manusia pilihan Allah SWT, rasul mempunyai sifat-sifat yang menempel pada dianya.

Sifat-sifat ini sebagai wujud kebenaran seorang rasul. Karakter-sifat rasul ini pantas ditiru oleh kita, sebagai umatnya. Sifat ini disebutkan dengan sifat wajib untuk rasul.

4 Sifat Wajib untuk beberapa Rasul

Sifat wajib

ini ada 4, berikut uraiannya:

1. Shidiq (صِدْقٌ)

Shidiq maknanya selalu betul. Beberapa rasul selalu berbicara yang betul, baik betul dalam sampaikan wahyu yang mengambil sumber dari Allah SWT, atau betul dalam perkataan-perkataan yang terkait dengan masalah keduniaan.

Misalnya apa yang disebutkan Nabi Ibrahim as. ke bapaknya ialah perkataan yang betul. Apa yang disembah oleh bapaknya Ibrahim ialah suatu hal yang tidak memberikan faedah dan mudarat.

Kejadian ini diabadikan dalam firman Allah SWT:

وَاذۡكُرۡ فِى الۡكِتٰبِ اِبۡرٰهِيۡمَ ۚ اِنَّهٗ كَانَ صِدِّيۡقًا نَّبِيًّا

Wazkur fil Kitaabi Ibraahiim; innahuu kaana siddiiqan Nabiyyaa

Maknanya: “Dan katakanlah (Muhammad) cerita Ibrahim dalam Kitab (Al-Qur’an), sebenarnya ia ialah seseorang yang benar-benar benarkan, seorang Nabi”. (Q.S. Maryam: 41)

2. Amanah (اَمَانَةٌ)

Amanah maknanya bisa dipercayai. Beberapa rasul selalu melakukan pekerjaan kenabiannya sesuai pekerjaan yang diberi Allah SWT. padanya.

Untuk terlaksananya tugas itu, mereka selalu jaga jiwa dan raganya dari tindakan-tindakan dosa hingga keyakinan umat manusia pada dianya selalu terbangun.

Cotohnya ketika golongan Nabi Nuh as. mendustakan apa yang dibawa olehnya. Allah SWT memperjelas jika Nuh as. ialah orang yang paling dipercaya (amanah).

Ini seperti termaktub di surah berikut:

اِذۡ قَالَ لَهُمۡ اَخُوۡهُمۡ نُوۡحٌ اَلَا تَتَّقُوۡنَ, اِنِّىۡ لَـكُمۡ رَسُوۡلٌ اَمِيۡنٌۙ

Idz qoola lahum akhuuhum Nuuhun alaa tattaquun; Innii lakum Rasuulun amiin

Maknanya: “Saat saudara mereka (Nuh) berbicara ke mereka, “Kenapa kamu tidak bertakwa”; Sebenarnya saya ini seorang rasul keyakinan (yang diutus) padamu.” (Q.S. asy-Syu’ara: 106-107)

3. Tabligh (تَبْلِغٌ)

Tabligh maknanya sampaikan perintah dan larangan, yakni rasul selalu sampaikan wahyu. Tidak ada satu juga ayat yang diselinapkan Nabi Muhammad saw dan tidak dikatakan ke umatnya.

Dalam sebuah kisah dikisahkan jika Ali bin Abi Talib ditanyakan mengenai wahyu yang tidak ada dalam al-Quran, Ali juga memperjelas yang termaktub dalam ayat berikut ini:

يٰۤـاَيُّهَا الرَّسُوۡلُ بَلِّغۡ مَاۤ اُنۡزِلَ اِلَيۡكَ مِنۡ رَّبِّكَ‌ ؕ وَاِنۡ لَّمۡ تَفۡعَلۡ فَمَا بَلَّغۡتَ رِسٰلَـتَهٗ‌ ؕ وَاللّٰهُ يَعۡصِمُكَ مِنَ النَّاسِ‌ ؕ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهۡدِى الۡقَوۡمَ الۡـكٰفِرِيۡنَ

Yaaa ayyuhar Rasuulu balligh maaa unzila ilaika mir Rabbika wa il lam taf’al famaaa ballaghta Risaalatah; wallaahu ya’simuka minan nahas; innal laaha laa yahdil qawmal kaafiriin

Maknanya: “Wahai Rasul! Berikanlah apa yang di turunkan Tuhanmu padamu. Bila tidak kamu kerjakan (apa yang diperintah itu) berarti kamu tidak sampaikan perintah-Nya. Dan Allah memiara kamu dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberikan arahan ke orang-orang kafir”. (QS. Al-Maidah: 67)

4. Fathonah (فَطَانَةٌ)

Fathonah maknanya pintar. Tujuannya beberapa rasul mempunyai kepandaian dalam jalankan amanah, pekerjaan, dan tanggung-jawab sebagai seorang rasul. Mereka sanggup pahami masalah umat sekalian memberi jalan keluarnya.

Mereka sanggup mendatangkan hujjah atau argumentasi untuk orang-orang yang melawannya. Mereka sanggup memberikan kebenaran ke hati orang-orang yang  benci padanya.

Sebagai contoh saat terjadi konflik di antara barisan kabilah di Mekah, tiap barisan memaksa kehendak untuk menempatkan Batu Aswad (batu hitam) di atas Ka’bah.

Rasulullah SAW lalu mengatasi dengan semua barisan yang bersengketa supaya menggenggam ujung kain yang dibawa.

Selanjutnya, Nabi menempatkan batu itu di tengah-tengahnya, dan mereka mengusung hingga sampai di atas Ka’bah. Benar-benar begitu cerdasnya Rasulullah SAW.

Itulah beberapa informasi mengenai Mengapa perkataan dan perbuatan Rasul selalu benar

Baca juga :   mengapa Umat Islam harus memiliki sikap Percaya Diri

About Rofi Addarojat

Check Also

Tata cara mandi wajib dan Niat laki-laki atau perempuan yang benar dan sah

tata cara mandi wajib dan Niat laki-laki atau perempuan yang benar dan sah Bersihkan diri dari …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *